Indonesia dikenal sebagai Negara yang memiliki areal perkebunan sagu terluas di dunia yang tersebar di beberapa daerah, diantaranya Sumatera, Kepulauan Riau, Kepulauan Mentawai, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Potensi sagu yang berada di berbagai daerah tersebut dimanfaatkan sebagai makanan tradisional sejak lama oleh para leluhur. Bahkan keberadaan sagu sebagai sumber makanan pokok menjadi simbol identitas dan budaya suatu komunitas masyarakat. Tanaman sagu juga telah dikenal sebagai tanaman asli Indonesia yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai pangan alternatif. Tepung sagu dapat digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan makanan yang lebih modern. Karena itu, keberadaan sagu mempunyai peran strategis dalam upaya mengembangkan keanekaragaman pangan di daerah untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Buku ini menyajikan pengetahun tentang kearifan lokal Sagu yang menjadi pangan tradisional masyarakat adat di Indonesia, termasuk Etnik Tolaki di daratan Sulawesi Tenggara.
| Detail Buku | |
| Penulis | Drs. Syaifudin Suhri Kasim, M.Si.; Ir. Arsyad Abdullah, M.P.W.; Prof. Dr. Ir. Usman Rianse, MS.; Fithria, SKM, MHS.; Safrin Edy, SE., MP |
| Editor | Dr. Rosnah, STP., M.PH. |
| ISBN | 978-623-8303-00-7 |
| Ukuran | 15,5 x 23 cm |
| Halaman | 132 |
| Cetakan | Pertama, Juni 2023 |
Kearifan Lokal Sagu Dari Rawa Ke Meja Makan
- Product Code: Buku Cetak
- Availability: Pre-Order
-
Rp.55,000
- Ex Tax: Rp.55,000
Related Products
Mengenal Metode dan Teknik Penyulingan Minyak Kayu Putih
Sebagian besar isi buku ini dihasilkan dari proses kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang ..
Rp.25,000 Ex Tax: Rp.25,000
Kearifan Lokal Ubi Kayu Dari Ladang Ke Meja Makan
Buku ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang sejarah, kearifan lokal, dan per..
Rp.55,000 Ex Tax: Rp.55,000
Pengembangan Potensi Masyarakat Pesisir
Pengembangan potensi masyarakat pesisir, dipandang dari perspektif ilmu kesejahteraan sosial, menjad..
Rp.65,000 Ex Tax: Rp.65,000




